6 Ciri Ciri Pohon Tuba

Ciri Ciri Pohon Tuba

Derris elliptica atau lebih dikenal dengan pohon tuba adalah salah satu jenis tumbuhan yang kerap dimanfaatkan sebagai racun ikan. Kandungan rotenone dalam akar pohon tuba dikenal bisa meracuni insektisida (serangga) dan ikan. Ciri-ciri pohon tuba yang paling mencolok adalah tumbuh merambat.

Pohon tuba bisa kamu jumpai dengan mudah di kawasan kepulauan Asia Pasifik bagian barat daya, Asia Tenggara dan beberapa wilayah di Afrika juga Amerika. Ingin mengenal morfologi pohon tuba lebih banyak lagi? Kamu bisa simak ciri-ciri lengkap dari pohon tuba di bawah ini.

Ciri-Ciri Khusus Pohon Tuba

1. Termasuk Tumbuhan Merambat

Tuba hidup dengan cara merambat di tempat yang tidak terlalu kering seperti tepi hutan dan pinggiran sungai atau di alam liar. Karena tumbuh merambat, pohon tuba dikategorikan sebagai liana. Liana sendiri merupakan istilah yang dipakai untuk menyebut tumbuhan merambat dalam hutan tropis.

Tuba bisa saja merambat di tanah maupun pada tanaman lain. Panjang tanaman tuba bisa mencapai 5 – 10 meter. Pohon tuba khususnya bagian akar mengandung banyak mengandung senyawa C23H22O6 (rotenone) yang fungsinya sudah disebutkan di atas.

Senyawa rotenone tersebut tergolong dalam kelompok flavonoid. Senyawa ini dikenal 25 kali lebih beracun daripada potassium ferrosianida dan 15 kali lebih beracun daripada nikotin. Meskipun begitu, rotenone dikatakan aman untuk hewan berdarah panas dan manusia.

Sebenarnya ada banyak senyawa racun yang terkandung dalam pohon tuba, tetapi daya racunnya tidak sekuat rotenone. Senyawa-senyawa tersebut antara lain tefrosin, deguelin, dan toksikarol.

2. Memiliki Lentisel yang Terletak pada Batang

Seperti yang disebutkan sebelumnya, batang pohon tuba tumbuh secara merambat. Selain itu, penting juga kamu ketahui bahwa batang tersebut memiliki cabang atau ranting-ranting.

Pada ranting tersebut kamu bisa menjumpai adanya lentisel yang bentuknya mirip seperti jerawat. Biasanya lentisel berwarna coklat dan mudah ditemui pada ranting yang sudah tua.

3. Memiliki Daun Majemuk dan Menyirip

Daun pada pohon tuba dikategorikan sebagai daun majemuk dan tulang daun menyirip. Dalam satu tangkai yang berukuran 13 – 23 cm terdapat 7 – 15 helai daun. Helaian daun tersebut memiliki tangkai yang pendek, bentuknya bundar telur, dan agak panjang.

Jika kamu melihat sisi bawah daun tuba, bisa terlihat bahwa bagian tersebut berwarna hijau kebiru-biruan atau hijau keabu-abuan. Sedangkan anak daun tuba yang masih muda biasanya berwarna ungu.

Selain itu, daun tuba juga memiliki rambut-rambut halus yang rapat di bagian luar. Pada pangkal daun terdapat dua telinga yang memutar balik. Satu helai daun tuba biasanya berukuran 2 – 4 cm.

4. Bunganya Berukuran Kecil

Tanaman tuba juga memiliki bunga walaupun ukurannya sangat kecil yakni sekitar 6 – 8 mm. Akan tetapi, ukuran tangkai bunga tuba terbilang cukup panjang yaitu sekitar 12 – 26 cm. Bunga-bunga tersebut memiliki rambut sumbu yang rapat dan berkumpul pada satu tandan.

Bentuk dari bunga tuba hampir mirip seperti cawan oval lebar atau bundar telur. Warna mahkota bunganya sendiri biasanya hijau saat masih muda dan ros pucat saat sudah matang.

5. Memiliki Buah Berbentuk Oval

Ciri-ciri pohon tuba selanjutnya adalah memiliki buah polong yang berbentuk oval. Buah ini akan berbuah sesuai musimnya yaitu antara bulan April hingga Desember.

Buah polong tersebut sebenarnya tidak hanya berbentuk oval saja, beberapa ada yang memanjang dengan ukuran 3.5 – 7 x 2 cm. Bijinya tidak terbuka dan bersayap di sepanjang bagian tepi bawah. Umumnya dalam satu buah terdapat 1 – 2 biji polong dan yang berisi 3 atau lebih sangat jarang. 

6. Klasifikasi Tanaman Tuba

Selain ciri-ciri, penting juga bagi kita untuk mengetahui klasifikasi tanaman tuba sesuai taksonomi makhluk hidup. Berikut adalah klasifikasi dari tanaman tuba bisa dilihat pada tabel:

Kingdom/Kerajaan

Plantae

Divisi

Magnoliophyta

Class/Kelas

Magnoliopsida

Ordo/Bangsa

Fabales

Famili/Suku

Fabaceae

Genus

Derris

Spesies

Derris elliptica

Selain dipakai sebagai racun ikan, akar pohon tuba juga dimanfaatkan untuk insektisida organik sintetik. Dicampur dengan perasan tembakau, akar tuba sangat ampuh digunakan sebagai pengendali kutu tanaman dan ulat yang menyerang sayur-sayuran juga tanaman palawija lain.

Ciri Ciri Pohon Tuba – Fitnes formen

Tinggalkan komentar