6 Ciri Ciri Pohon Cempedak

Pohon cempedak termasuk jenis tanaman dari famili Moraceae sehingga tidak mengherankan jika sekilas buah dari pohon ini rasa dan tampilannya mirip seperti Nangka, karena kedua tanaman tersebut memang masih satu genus. Bukan hanya buahnya saja, masih banyak ciri-ciri pohon cempedak yang perlu kamu tahu. Ciri-ciri tersebut akan dijelaskan di bawah ini

Ciri-Ciri khusus Pohon Cempedak

Akar

Pohon cempedak termasuk jenis tanaman yang memiliki akar tunggang dengan banyak cabang. Fungsi dari akar tersebut serupa dengan fungsi akar pada umumnya yaitu untuk mencari air dan unsur hara yang ada di dalam tanah. Air dan berbagai zat hara tersebut nantinya akan menjadi bahan dasar proses fotosintesis. Selain itu, akar juga berfungsi sebagai tumpuan agar pohon cempedak bisa berdiri tegak.

Batang

Batang pohon cempedak sekilas mirip dengan pohon nangka. Hanya saja, ukuran batang pohon cempedak lebih kecil sebab diameternya hanya sekitar 15 – 20 cm saja. Batang pohon cempedak berwarna coklat keabu-abuan dengan permukaan tertutupi bulu halus. Batang pohon cempedak juga memiliki getah kental serta pada bagian pangkal batangnya terdapat beberapa benjolan.

Bunga

Pohon cempedak memiliki bunga dengan jenis bunga majemuk. Bunga cempedak itu tersusun dalam bunga periuk dengan bentuk lonjong. Pada satu pohon terdapat bunga jantan dan betina namun tumbuhnya secara terpisah. Bunga cempedak ini tumbuh di bagian ketiak daun atau cabang pohon yang ukurannya besar atau di bagian batang utama pohon tersebut.

Baca juga: Ciri Ciri Pohon Cendrawasih

Beberapa ciri khusus bunga cempedak di antaranya seperti bunga cempedak jantan berwarna kuning keputihan sedangkan tangkai putik pada bunga betina bentuknya seperti benang. Selain itu, pohon cempedak biasanya baru berbunga setelah pohon berumur sekitar 3 – 6 tahun.

Buah

Sekilas bila dilihat dari bentuknya maka buah cempedak sangat mirip dengan buah nangka. Buah cempedak bentuknya lonjong dan umumnya berdiameter sekitar 10 – 15 cm. Warna buah cempedak yang belum masak (masih muda) umumnya berwarna hijau, sedangkan jika sudah masak maka warnanya akan berubah menjadi hijau sedikit jingga atau hijau kecoklatan.

Daging buah cempedak terbilang lebih tipis, lunak dan mudah dilepas dari kulit dibanding dengan nangka. Perbedaan lain antara buah cempedak dan nangka bisa dilihat dari warna daging buahnya. Seperti diketahui, umumnya daging buah nangka berwarna kuning sedangkan daging buah cempedak warnanya putih kekuningan.

Buah cempedak juga mengeluarkan aroma yang harum mirip dengan nangka, selain itu rasa buah cempedak juga tidak kalah manis dari buah nangka. Kulit buah cempedak juga tidak terlalu berbeda jauh dari buah nangka, sebab kedua buah itu sama-sama memiliki kulit yang berduri. Namun, duri pada kulit buah cempedak tidak setajam dan kasar seperti duri menyelimuti kulit buah nangka.

Biji

Biji cempedak ukurannya lebih kecil dibanding biji buah nangka. Bentuk biji cempedak juga agak sedikit lebih bulat dan warnanya putih keabu-abuan. Biji cempedak juga bisa dikonsumsi seperti biji nangka, namun tentu saja harus direbus hingga matang dan lunak terlebih dahulu.

Daun

Daun pohon cempedak terbilang tipis dan bentuknya seperti bulat telur dengan permukaan yang sedikit kasar. Selain memiliki permukaan yang kasar, daun cempedak juga tergolong agak kaku, memiliki tepian yang rata dan bagian pangkalnya berbentuk seperti pasak dengan ujung yang meruncing.

Daun cempedak tumbuh dan menempel pada tangkai yang panjangnya sekitar 1-3 cm. Daun berwarna hijau tersebut umumnya memiliki panjang sekitar 5 – 25 cm dan lebarnya sekitar 2,5 – 5 cm.

Daun cempedak juga termasuk jenis daun yang mudah rontok, bekas daun yang rontok pada ranting biasanya akan berbentuk seperti cincin. Sama seperti fungsi daun pada umumnya, daun pada pohon cempedak juga berfungsi sebagai tempat berfotosintesis.

Apabila dilihat sekilas pohon cempedak secara fisik memang terbilang mirip dengan pohon nangka. Oleh sebab itu kamu perlu mempelajari ciri-ciri pohon cempedak agar lebih mudah membedakan kedua jenis pohon yang masih termasuk ke dalam satu famili tersebut. Mempelajari struktur morfologi sebuah tanaman juga akan membuatmu lebih mudah dalam menanam dan merawat pohon tersebut.

Ciri Ciri Pohon Cempedak – Fitness Formen

Tinggalkan komentar