Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

7 Ciri Ciri Ayam Kalkun

Ciri Ciri Ayam Kalkun

Ayam kalkun merupakan salah satu dari dua jenis burung dengan ukuran besar. Ia berasal dari ordo galiformes genus meleagris. Evolusi 45 juta tahun lebih memisahkan kedua jenis (spesies) tersebut. Dari banyaknya jenis, yang paling terkenal adalah kalkun Amerika Utara yang sudah didomestikasi secara luas. Pada awalnya domestikasi dan ternak dilakukan untuk mengambil bulunya yang indah.

Namun seiring berjalannya waktu, perkembangbiakannya bertujuan untuk mendapatkan kualitas daging mereka. Jika anda ingin beternak kalkun pahami dulu ciri ciri ayam kalkun berikut ini:

Ingin Beternak Kalkun Pahami Dulu Morfologi dan ciri ciri khusus Ayam Kalkun asli

1. Snood (Ornamen Berdaging Merah Panjang)

Berikutnya adalah snood. Snood ini merupakan ciri khas dari unggas besar ini. Ia tumbuh pada dahi, di atas paruh. Penelitian mengatakan panjang snood dikaitkan dengan kesehatan dari ciri ciri ayam kalkun jantan. Pejantan akan lebih disukai betina apabila snoodnya lebih panjang. Hal tersebut dinyatakan oleh Journal of Avian Biology. Selain itu panjang snood dapat pula berguna untuk memperkirakan pemenang kontes antara 2 jantan.

Snood tersebut bisa berubah warna sesuai dengan kesehatan mental dan fisiknya. Pada saat si pejantan menarik perhatian betina, warna snood dan wattle menjadi merah terang. Namun saat ia ketakutan warna snood berubah menjadi biru. Saat ayam besar tersebut sakit, snoodnya pun berubah menjadi sangat pucat.

Artikel terkait: Ciri Ciri Ayam Pelung

2. Ukuran dan postur tubuh

Ayam kalkun memiliki postur tubuh yang besar serta bulunya bisa mekar apalagi waktu musim kawin. Ayam yang menjadi ikon peringatan thanksgiving ini memiliki panjang sekitar 130 cm dan berat 10 kg. Sementara itu, si betina umumnya berukuran lebih kecil dengan berat yang hanya 8 sampai 12 pound saja. Sehingga beratnya setengah dari si jantan.

Artikel terkait: Ciri Ciri Ayam Kate

3. Kepala

ciri ciri ayam kalkun yang ke-4 adalah kepala yang sangat berotot (bergelombang) dan tidak ada bulu sama sekali tetapi ada kulit tebal berlipat-lipat berwarna merah disertai bercak putih kebiruan yang berfungsi untuk melindungi kepala gobblers atau pejantan. Sementara si betina hanya memiliki sedikit bulu pada kepalanya

Artikel terkait: Ciri Ciri Ayam Hutan

4. Janggut

Kemudian janggut si gobblers alias jantan terlihat seperti beberapa bulu kasar berwarna hitam mirip rambut. ciri ciri ayam kalkun jantan juga memiliki taji kaki yang menonjol. Namun untuk si betina ia tidak memiliki janggut maupun taji.

5. Pial

Pial pada jantan memiliki daging yang tumbuh dari tenggorokan. Sedangkan pada betina hanya sedikit di bawah dagu.

Artikel terkait: Ciri Ciri Ayam Serama

6. Warna

Selanjutnya ayam kalkun betina memiliki warna hitam dan paruh bagian ujung berwarna abu-abu. Pada langit-langit dan lidah berwarna abu-abu kehitaman. Sementara pada kulit dan telapak kakinya berwarna hitam kusam. Sedangkan pejantan memiliki warna mata merah kehitaman yang tersembunyi di bawah lapisan berkerut. Paruhnya berwarna kuning, pangkalnya berwarna hitam. Selain itu pahanya berwarna hitam abu-abu yang agak mengembang.

Artikel terkait: Ciri Ciri Ayam Buras

7. Tingkah Laku

Ciri yang terakhir adalah tingkah laku. Biasanya kalkun yang masih muda mampu belajar dengan cepat dalam memelihara diri sendiri sebagai kawanan ibu atau anak yang bisa mencakup banyak hewan.

Untuk menarik perhatian lawannya, ciri ciri ayam kalkun ini akan membentangkan ekornya, menarik kepalanya, terkulai sayapnya dan mengguncang-guncang duri dengan suaranya, serta membunyikan suara yang khas. Ia juga berkompetisi dengan jantan lainnya. Suara yang dibunyikan jantan untuk bisa menarik perhatian betina yaitu ‘menyalak’, ‘kees-kees’, dan ‘mendengkur’.


Ciri Ciri Ayam Kalkun - Fitness formen

Posting Komentar untuk "7 Ciri Ciri Ayam Kalkun"