-->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

4 Daerah Penghasil Tembaga Terbesar di Indonesia

Daerah Penghasil Tembaga di Indonesia

Tembaga merupakan salah satu jenis logam yang banyak digunakan. Logam ini memiliki beberapa sifat yang menguntungkan seperti mudah untuk dibentuk dan dapat menghantarkan listrik dengan baik. Indonesia merupakan salah satu negara penghasil logam tersebut. Berikut beberapa daerah penghasil tembaga di Indonesia.

Inilah 4 Daerah Penghasil Tembaga terbesar di Indonesia

1. Wonogiri, Jawa Tengah

Daerah ini memang sebenarnya sudah cukup terkenal dengan penambangan tembaganya. Kabupaten ini sudah menjadi penghasil tembaga sejak cukup lama bahkan sejak masa penjajahan Jepang. Hal ini diketahui setelah ditemukannya sebuah goa yang ada di Dusun Dawuhan, Desa Hargorejo, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri.

Tembaga yang dihasilkan di kabupaten ini dapat mencapai sekitar puluhan ton setiap bulannya. Tembaga dari Wonogiri sudah cukup terkenal dan disebarkan ke daerah-daerah lainnya. Kabupaten ini membantu dalam memenuhi kebutuhan logam penting ini di Indonesia. 


2. Sangkaropi, Sulawesi Selatan

Sulawesi Selatan merupakan salah satu provinsi besar dan maju di Indonesia. Provinsi ini seolah menjadi contoh kemajuan yang ada di daerah tengah Indonesia. Hal ini dikarenakan daerah ini mempunyai beberapa kekayaan alam yang dikandungnya.

Sulawesi Selatan tidak hanya menyimpan keelokan alamnya di berbagai tempat. Namun, terdapat satu tempat yang terkenal dengan pertambangan tembaga dan emasnya. Daerah tersebut bernama Sangkaropi. 


Sangkaropi merupakan salah satu daerah penghasil tembaga di Indonesia. Tempat ini memasok kebutuhan tembaga untuk berbagai keperluan. Pertambangan tembaga di daerah ini sudah ada sejak akhir tahun 70. Beberapa pengrajin tembaga juga dapat ditemukan di daerah ini.

Daerah Sangkaropi terbentuk dari berbagai batuan vulkanik. Batuan-batuan tersebut mengalami proses pelapukan dan berbagai proses kimia lainnya. Hal inilah yang membuat daerah ini kaya akan tembaga dan emas. 


3. Papua

Sudah banyak diketahui bahwa provinsi paling timur Indonesia ini mengandung banyak sekali kekayaan alam. Papua tidak hanya menyimpan pesona alam yang masih alami dan indah, namun juga berbagai hasil tambang yang ada di dalamnya. Salah satu yang terkenal adalah pertambangan Grasberg milik PT Freeport Indonesia.

Tambang Grasberg merupakan salah satu pertambangan terbesar di dunia. Pertambangan emasnya menduduki peringkat pertama pertambangan emas terbesar di dunia. Sendangkan pertambangan tembaganya merupakan terbesar ketiga di dunia. 


Daerah pertambangan di Papua ini memang menghasilkan ratusan ribu ton setiap tahunnya. Daerah ini sudah dieksploitasi sejak lama, sekitar tahun 60. Pada tahun 2006, tambang ini mencapai rekor produksi tertingginya hingga 610.800 ton hasil tembaga.

Hingga saat ini, tambang ini sudah memasok kebutuhan tembaga di Indonesia bahkan seluruh dunia. Hasil alam yang telah didapatkan tidak hanya disebarkan ke dalam negeri namun juga luar negeri.


4. Cikotok, Banten

Daerah ini sudah cukup dikenal dengan kawasan pertambangan. Tempat ini sudah dieksploitasi kekayaan alamnya sejak dari jaman penjajahan. Diketahui bahwa pemerintahan Hindia Belanda sudah membangun pabrik untuk mengolah tembaga pada tahun 1939. Setelah itu berpindah ke tangan Jepang ketika mereka menjajah Indonesia.

Dahulu daerah ini merupakan pertambangan terbesar yang ada di Indonesia. Namun, karena telah dieksploitasi cukup lama, maka daerah ini sudah tidak lagi menghasilkan tembaga dalam jumlah banyak. Beberapa area pertambangan di Cikotok telah beralih menjadi objek wisata yang menunjukkan masa-masa kejayaan tambang di tempat ini. 


Itulah beberapa daerah penghasil tembaga di Indonesia. Dengan sifat-sifat yang dimilikinya, tembaga memang banyak dibutuhkan untuk kebutuhan industri hingga rumah tangga. Hal inilah yang menjadikan logam ini berharga dan memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi.


Daerah Penghasil Tembaga di Indonesia - Fitness formen

Posting Komentar untuk "4 Daerah Penghasil Tembaga Terbesar di Indonesia"