Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ciri Ciri Pohon Beringin


Beringin termasuk jenis pohon yang unik tampilannya, sebab terdapat akar gantung yang menjadi ciri khas tersendiri dari pohon ini. Selain akar gantung masih banyak keunikan yang bisa kamu pelajari. Untuk lebih jelasnya berikut ini ada ulasan lengkap mengenai ciri-ciri pohon beringin.

Ciri-Ciri Pohon Beringin

Akar

Pohon beringin termasuk jenis tanaman berakar tunggang. Akar pada pohon ini menyebar sehingga sanggup berperan sebagai penopang pohon besar tersebut. Bentuk persebaran akar pohon beringin mirip jaring sehingga berfungsi pula seperti sebuah jaring yang bisa mengamankan kebutuhan nutrisi pohon tersebut.


Satu hal yang paling unik dari pertumbuhan akar beringin adalah adanya akar gantung. Awalnya akar gantung itu akan tumbuh di bagian tengah batang. Seiring dengan berjalannya waktu, akar yang bergelantungan di hampir seluruh batang pohon akan masuk ke dalam tanah.

Akar tunggang yang sudah menjalar hingga di permukaan dan bawah tanah tersebut baru bisa berfungsi sebagai alat untuk mencari air dan zat hara. Seperti diketahui, setiap tanaman termasuk pohon beringin membutuhkan air dan berbagai zat hara untuk proses fotosintesis yang akan berlangsung di daun.

Bukan hanya itu saja, bagian akar beringin yang posisinya masih menggantung memiliki fungsi lain yaitu sebagai alat untuk menyerap udara. Akar tersebut juga bisa difungsikan sebagai alat untuk menyokong pohon sehingga tidak mudah roboh.

Batang

Pohon beringin memiliki bentuk batang seperti silindris dengan tekstur batang yang kasar dan termasuk pohon dengan banyak cabang. Jenis pohon ini terbilang sangat besar sebab tingginya dapat mencapai 25 meter sedangkan diameter batangnya bisa mencapai 2 meter. Namun, ukuran beringin tentunya juga tergantung dari kesuburan pohon itu sendiri. 


Tekstur batang yang kasar pada pohon beringin disebabkan karena permukaan batang tersebut diselimuti kulit kasar dengan warna coklat kehitaman. Fungsi dari kulit batang tersebut adalah untuk melindungi bagian dalam dari batang pohon.

Batang pohon beringin mengandung dua pembuluh penting yaitu pembuluh xilem dan floem. Xilem bertugas sebagai pengangkut bahan fotosintesis ke daun sedangkan floem bertugas sebagai pengangkut hasil fotosintesis ke semua bagian pohon.

Bunga

Beringin juga memiliki dengan bunga jenis tunggal dan bentuk kelopak seperti corong dengan warna hijau. Sementara itu, mahkota bunga beringin berbentuk bulat yang berwarna kuning kehijauan sedangkan bagian putik dan benang sari memiliki warna kekuningan. Bunga beringin umumnya akan tumbuh di area ketiak daun.


Fungsi bunga pada pohon beringin sebenarnya adalah untuk menarik perhatian serangga sebab proses penyerbukannya memang membutuhkan bantuan serangga. Namun, bukan hanya serangga yang bisa membantu penyerbukan beringin sebab angin juga bisa membantu proses tersebut asalkan bagian putik terkena sari dari benang sari bunga tersebut.

Buah

Buah beringin termasuk jenis buah buni berdaging tebal dengan bentuk bulat yang berukuran sekitar ½ - 1 cm. Warna buah beringin terbagi menjadi tiga sesuai usianya. Saat masih muda warnanya hijau, sementara itu jika sudah setengah masak akan berwarna kuning sedangkan buah yang sudah masak kulit buahnya akan berwarna merah.

Biji

Biji beringin berbentuk pipih dan letaknya ada di bagian dalam buahnya. Warna biji yang masih muda biasanya kuning pucat sedangkan biji pada buah yang sudah masak akan berwarna kehitaman. Pada dasarnya fungsi biji ini adalah untuk alat kembang biak pohon.

Daun

Beringin memiliki daun berbentuk oval dengan bagian pangkal yang tumpul dan ujungnya meruncing. Bentuk tulang daun beringin menyirip serta bagian pinggir yang rata. Pertumbuhan susunan daun beringin itu berselang-seling dan saling berhadapan. Sama seperti bunganya, bagian daun dari pohon ini juga berjenis tunggal. Hal tersebut membuat setiap tangkai hanya memiliki sehelai daun.

Daun beringin berwarna hijau dengan ukuran mulai dari 3-6 cm. Pada dasarnya fungsi daun beringin adalah tempat berlangsungnya proses fotosintesis, tempat pertukaran CO2 dan O2 dan tempat penguapan air.

Ciri-ciri pohon beringin serupa dengan pohon berbatang kayu dan berukuran besar lainnya. Namun, satu hal yang paling berbeda dari pohon ini dibanding dengan pohon lainnya adalah adanya akar gantung. Bagian akar gantung tersebut lambat laun akan masuk ke dalam tanah dan berfungsi seperti akar pada umumnya, yaitu untuk mencari air dan unsur hara yang dibutuhkan dalam proses fotosintesis.


Ciri Ciri Pohon Beringin - Fitness Formen

Posting Komentar untuk "Ciri Ciri Pohon Beringin"