7 Latihan Alternatif Pembentuk Otot

Jangan terpaku berlatih dengan gerakan yang selalu sama, variasikan latihan Anda untuk membangun otot dan mengikis lemak.

Anda pasti sering mendengar saran, 'lakukan bicep curls untuk melatih bisep' atau 'lakukan crunches atau sit-up untuk menghasilkan six pack'. Gerakan seperti itu biasa dilakukan di banyak program latihan. Tidak masalah sebenarnya. Hanya saja masih banyak latihan yang melibatkan banyak otot dan melibatkan banyak gerakan otot. Gerakan seperti squat dan chin-up jauh lebih baik jika Anda ingin meningkatkan kekuatan otot. Manfaat lain dari gerakan seperti itu adalah memberikan Anda latihan kardio yang akan mengikis lemak pada dalam waktu bersamaan. Membantu Anda mendapatkan bentuk badan ideal.

Melakukan gerakan gabungan dibanding gerakan isolasi menghasilkan hormon testosteron lebih banyak. Ini sangat diperlukan bagi Anda yang ingin membangun otot. Menggerakkan badan sebagai satu kesatuan juga melatih koordinasi, menuntut otot Anda untuk bekerja dengan baik. Hasilnya? Otot yang lebih besar dan kuat.

Gerakan lama seperti flat bench press juga bisa dimodifikasi dengan memaksa serat otot agar tumbuh untuk menyesuaikan dengan perubahan gerakan. Sebagai awal, coba mengganti gerakan lama Anda dengan gerakan latihan yang lebih efektif untuk meningkatkan latihan Anda.


Dengan underhand grip, angkat dagu melebih palang dan perlahan turunkan badan sampai kedua lengan lurus. Gerakan gabungan ini melatih otot lengan dan lats, membuat Anda bisa mengangkat beban lebih berat lagi dan juga meningkatkan produksi hormon testosteron.



Turunkan badan sampai siku membentuk sudut 90º, kemudian dorong badan kembali ke atas.Sama halnya dengan chin-up, gerakan gabungan akan memanaskan sistem syaraf pusat lebih efektif dibanding gerakan isolasi.

Dorong palang eksplosif dari dada. Ketika di atas, lepaskan palang dan tangkap, baru kemudian turun ke posisi awal. Pastikan Anda didampingi oleh rekan latihan. Perubahan tempo ditambah dengan melambatkan gerakan akan memaksa otot untuk beradaptasi dan tumbuh lebih kuat.

Tarik palang ke atas dengan punggung lurus dan perkuat tulang belikat ketika menarik beban. Gerakan ini akan melatih otot trapezeus bagian tengah, otot lats, dan otot rhomboids untuk merobek otot bahu dan juga menguji kekuatan otot inti Anda.

Kuatkan badan ketika Anda mendorong dumbbell dari setinggi bahu lurus ke atas, lakukan gerakan dengan lengan bergantian. Gerakan ini akan melatih lebih banyak otot untuk bekerja sebagai penyeimbang dan membuat Anda melakukan usaha dua kali lipat dari gerakan biasa. Gerakan ini juga menyalurkan seluruh kekuatan Anda untuk mengangkat beban.

Gunakan otot perut Anda untuk mengontrol gerakan, gulirkan beban perlahan sejauh mungkin, kemudian tarik kembali ke posisi awal. Otot perut Anda harus membantu peregangan dari tulang belakang dan mengontrol gerakan punggung untuk menyeimbangkan tubuh selama gerakan berlangsung.

Kencangkan otot inti, turun sampai paha sejajar lantai, kemudian dorong beban kembali ke atas menggunakan tumit. Melatih kedua kaki menghasilkan banyak hormon testosteron yang bermafaat bagi seluruh tubuh, tidak hanya untuk tubuh bagian bawah. Gerakan ini adalah gerakan fungsional yang sangat berguna bagi kegiatan sehari-hari.

loading...
loading...