Gula Merah VS Gula Putih
Dokmaihaeng/Shutterstock/Click Photos

Kita sudah terbiasa menambahkan pemanis (gula) dalam makanan maupun minuman untuk menambah kenikmatan makanan. Masalahnya, banyak di antara kita kurang memahami jenis gula yang baik bagi kesehatan. Salah satu anggapan yang berkembang di masyarakat adalah fakta bahwa gula merah lebih sehat daripada gula putih. Betulkah anggapan itu?

Gula merah merupakan jenis gula yang biasa dibuat dari nira, yaitu cairan yang dikeluarkan dari bunga pohon keluarga palma, seperti kelapa dan aren. Sedangkan, gula putih berasal dari air tebu yang dikristalkan. Kedua jenis gula ini memiliki kandungan sukrosa (disakarida) yang merupakan karbohidrat sederhana. Kandungan kalori dari gula merah dan gula putih hampir sama. Satu sendok teh (4 gram) gula merah mengandung 11 kcal, sedangkan satu gula putih mengandung 16 kcal.

Banyak orang beranggapan bahwa gula merah lebih sehat dibandingkan gula putih. Anggapan itu salah, tapi juga tak sepenuhnya benar. Kenyataannya adalah bahwa kedua gula ini tidak memiliki perbedaan yang besar secara kandungan dan nilai gizinya.

Dalam satu sendok teh gula merah terkandung karbohidrat sebanyak 3 gram, sodium 1 mg, dan kalium 10 mg, sedangkan satu sendok teh gula putih terkandung 4,2 gram karbohidrat dan tidak mengandung natrium dan kalium. Gula merah mengandung indeks glikemik yang sedikit lebih rendah dibanding gula putih, yaitu 54. Indeks glikemik gula putih ialah 65.

Gula merah juga dianggap memiliki kandungan Vitamin B, seperti tiamin, riboflavin, dan asam nikotinat. Namun, kandungan nutrisi ekstra tersebut sangat kecil sehingga untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan nutrisi tersebut, gula merah harus dikonsumsi dalam jumlah yang besar. American Heart Association (AHA) menyarankan untuk mengonsumsi asupan gula <100 kcal/hari (25 gram = 6 sendok the gula) untuk wanita dan <150 kcal per hari (37 gram = 9 sendok teh gula) untuk pria.

 

Mana yang Lebih Baik?

Jika Anda bingung untuk memilih jenis gula manakah yang baik bagi kesehatan Anda, jawabannya tergantung pada kebutuh. Anda dapat menggunakan gula merah karena lebih kaya nutrisi dibandingkan gula putih - walaupun sedikit. Akan tetapi, jika Anda mencari opsi tersehat keduanya, tidak ada banyak keuntungan yang dapat Anda peroleh.
 

Dua-duanya bahaya?

Perlu dipahami bahwa kebutuhan kalori harian tubuh dari karbohidrat adalah 40 - 60% kebutuhan kalori total harian. Tetapi, yang diutamakan adalah karbohidrat kompleks dan bukan dari jenis karbohidrat sederhana. Gula, merah maupun putih, merupakan salah satu jenis sumber karbohidrat sederhana. Mengonsumsi karbohidrat sederhana secara berlebihan dapat memacu berbagai gangguan kesehatan, seperti obesitas, diabetes mellitus, penuaan dini, dan lain-lain. Yang terpenting ialah Anda harus mencegah mengonsumsi kedua jenis gula ini secara berlebihan karena dapat mengganggu kesehatan Anda.

loading...
loading...