Libas 5 & 10 K Pertama Anda Ala Daniel Mananta
Daniel Mananta, (Foto: Qalbi/ FFM)

BAGI orang yang baru pertama kali ingin mencoba lomba lari, pasti dalam hatinya terbersit ketakutan untuk bisa menyelesaikan lomba. Lalu karena terlalu memiikirkan ketakutan itu, tak sedikit dari mereka akhirnya jadi tidak mengikuti lomba lari.

 

Bila Anda salah satu orang yang suka mengalami hal di atas, jangan mudah menyerah Bung. Daniel Mananta, presenter terkenal yang menggeluti bidang lari, mengaku pernah mengalami hal itu dan ia punya kiat sendiri agar bisa memulai berlari. Apakah itu ? Ia menerangkan agar seseorang mengetahui batas kemampuan dirinya saat memilih jarak tempuh berlari. Dan bukan karena ikut-ikutan teman. Sebab, itu akan membuat kita nyaman atau tidak saat berlari.

 

"Paling enak kalau mau coba ikut (lomba)lari itu, mulai jujur sama diri sendiri. Karena ngggak semua orang bisa lari langsung 10 K, ada yang mungkin untuk awal fun run dulu, semisal 5 K. Setiap orang kan kekuatan fisiknya beda-beda," terangnya belum lama ini, Jakarta.

 

Menurut Daniel, terseba dua kesalahan yang sering dilakukan para pelari pemula ialah lari kejauhan dan lari kecepatan. Jadi, kalau kita sudah tahu kemampuan kita di jarak lari apa, kemudian jangan berusaha berlari cepat saat lomba. Tapi, larilah di kecepatan kita nyaman sesaat saat latihan sebelum lomba.

 

"Misal kamu ikut 5 K, terus pas lari dimulai kamu langsung sprint dan meerasa sudah lari sangat jauh. Padahal, faktanya cuma lari sekitar 500 meter. Dan hasilnya pas melanjutkan lari untuk menyelesaikam lari, sudah kehabisan tenaga. Lalu akhirnya lomba dilanjutkan dengan jalan," terangnya.

 

Dan bila hal diatas masih belum membuat seseorang berani ikut berlari, Daniel menyarankan untuk mengajak teman. Daniel yakin cara ini sering bisa membuat orang mau mulai berlari .

 

"Jadi, kalau lari nanti bareng teman, lari sambil ngobrol aja tidak apa-apa. Menurut saya itu bisa dijadikan siasat juga. Tahu-tahu saat kita berlar sambila ngobrol, sudah 4 kilometer sudah lewat, terus nggak lama kemudian finish. Jadi, literally, aktiviras lari kita jadi nggak berasa. Kan asyik kalau begitu," tutup Daniel sambil tersenyum.

loading...
loading...