Langkah Mudah Turunkan Berat Badan (II-Habis)
(Foto :ll kind of people/Shutterstock/Click Photos)

Kunci suksesnya usaha penurunan berat badan ialah latihan dan diet. Akan tetapi, acapkali pediet terjebak dengan pola diet ketat tanpa ada citarasa cita makanan di dalamnya. Sebut saja, dada ayam rebus, sayur bayam, jagung rebus ataupun oatmeal. Hingga akhirnya dietnya pun jadi jalan di tempat atau gagal.

 

Faktanya, sebenarnya Anda bisa mudah menurunkan berat badan -- tanpa mengurangi kenikmatan dalam menyantap makanan. Ya, kami sudah berkonstasi dengan dr. Michael Triangto, Sp.KO, sports medicine specialist di Slim + Health Sports Theraphy dan dr. Verawati Sudarma M. Gizi, Sp.GK, spesialis gizi klinis dari RS Siloam, Jakarta.

Nah seperti apa langkah-langkahnya? Gampang, baca saja artikel di bawah ini sampai habis.

Tingkatkan massa otot.

Menurut dr. Michael Triangto, Sp. KO, menambah massa otot merupakan salah satu cara efektif untuk pembakaran lemak. Semakin tinggi massa otot tubuh Anda, semakin besar pembakaran kalorinya. Untuk itu, latihan yang dilakukan harus sesuai dengan kapasitas tubuh setiap orang.

“Anda harus menerapkan strategi latihan yang benar. Seimbangkan latihan Anda dengan asupan makanan untuk tubuh. Tidak ada gunanya Anda mengangkat beban yang berat-berat, tetapi asupan makanannya sedikit. Proses ini justru menghambat metabolisme dan lemak Anda tidak akan pernah terbakar,” tuturnya.

Faktanya, saat massa otot tubuh Anda bertambah, Anda bisa membakar 60 hingga 100 kalori per hari. Kombinasikan latihan kardio dan latihan ketahanan tubuh. Kedua latihan tersebut akan membuat otot Anda lebih fleksibel dan tubuh Anda lega dari stres.

 

Hindari makanan berlemak jenuh.

Segera ke kulkas dan cek makanan yang ada di sana. Jika tertulis “partially hydrogenated vegetable oil”, segera stop konsumsi makanan tersebut. Makanan tersebut mengandung lemak jenuh tinggi yang tidak baik untuk sistem kardiovaskuler.

Biasanya lemak ini ada dalam keripik atau camilan olahan, agar aroma makanan tetap terjaga. Makanan olahan yang akan dipanggang atau gorengan juga mengandung lemak trans,” tutur Dr. Verawati Sudarma, M. Gizi, Sp. GK. Sebaiknya, jauhilah makanan jenis ini, agar program diet Anda berjalan lancar.

 

Minum air lebih banyak.
Rasa haus dapat “menipu” tubuh Anda yang sedang lapar. Minum air mineral sebelum Anda makan. Ini membuat Anda makan dengan porsi yang lebih sedikit. Menurut Jaime Mass, R.D., konsultan diet dari Florida, AS, air dapat membantu meningkatkan proses pembakaran lemak, meningkatkan proses metabolisme, dan memberi rasa kenyang dengan nol kalori. Studi yang dilakukan oleh Universitas Oxford pada 2015 menemukan fakta bahwa seseorang yang minum air sebanyak 1,5 liter 30 menit sebelum makan berhasil menurunkan berat badannya sebanyak 1,5 kilogram dalam waktu yang cepat.

 

Belajar memasak.

Inilah waktu yang tepat untuk mempelajari hobi baru yakni memasak. Menurut beberapa penelitian, orang yang sering makan di luar rumah cenderung lebih gemuk dibanding mereka yang makan di rumah karena terpancing untuk makan dengan porsi lebih banyak dan memeroleh gizi yang tidak seimbang. Sebagai langkah awal, pelajarilah menu sederhana dan menyehatkan secara perlahan. Anda bisa mengaplikasikan menu-menu sehat dalam rubrik Meal Plan di majalah Fitness for Men.

Tahukah Anda, menambahkan rasa mint akan memberi sinyal ke otak Anda untuk berhenti menyantap makanan? Atau, pernahkan Anda membuktikan bahwa makanan pedas dapat meningkatkan metabolisme? Anda dapat mencoba semuanya dalam menu yang Anda buat sendiri. Jangan takut untuk bereksperimen.

 

Temukan “kompetitor” penurunan berat badan.

Saat menjalankan program penurunan berat badan, ada momen di mana Anda merasa jenuh karena bobot tidak turun-turun. Anda juga mungkin mengalami kebosanan karena aktivitas yang monoton dan belum menemukan rutinitas yang baru. Saat hal itu terjadi, carilah teman yang dapat menjadi saingan Anda dalam menurunkan berat badan. Kami jamin, Anda akan termotivasi untuk menggeser ke kiri berat timbangan tubuh Anda.

Selain sebagai “saingan”, teman itu dapat berperan sebagai motivator sekaligus konselor program Anda. Menurut sebuah aplikasi MyFitnessPal yang telah mencapai 50 juta pengguna di seluruh dunia, para penggunanya turun berat dua kali lebih banyak karena mereka saling memberi dukungan. Mereka juga saling bertukar pola makan, mengatur target baru, dan saling mengingatkan jika ada yang cheating.

loading...
loading...